1. Tanggal 15 Oktober 1915, atas prakarsa dr. A. Deutman lahirlah perhirnpunan yang mengelola pengobatan mata untuk pribumi yang tidak rnampu diketuai oleh dr. JF. Terburgh dengan lokasi yang sekarang di PantiAsuhan Undaan Jalan Undaan Kulon.

2. Bulan Nopember 1932, dimulainya pembangunan gedung Rumah Sakit Mata tepat bersebelahan dengan gedung panti asuhan undaan

3. Tanggal 29 April 1933, Rumah Sakit Mata Undaan pertama kali dibuka untuk umum di bawah pimpinan dr. A. Deutman sebagai Direktur hingga tahun 1942

4. Tahun 1942 — 1946, semua kegiatan dihentikan dikarenakan situasi keamanan yang tidak memungkinkan pada masa pendudukan Jepang.

5. Tanggal 8 Januari 1946, Rumah Sakit Mata Undaan dibuka kembali yang dipimpin oleh dr.IH Go seorang keturunan Cina berwarganegaraan Belanda dan dibantu oleh dr. J. Ten Doesschate

6. Tahun 1950, Pengelolaan Rumah Sakit Mata Undaan diambil alih oleh Perhimpunan Perawatan Penderita Penyakit Mata (P4M)

7. Tahun 1968, Rumah Sakit Mata Undaan dipimpin oleh putra Indonesia yaitu dr. Moh. Basoeki, Sp.M hingga Tahun 1994

8. Desember 1994, pimpinan Rumah Sakit Mata Undaan diserahterimakan dari dr. Moh. Basoeki, Sp.M kepada dr. Moch. Badri, Sp.M

9. 1999 - Gedung Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) yang berada di kawasan Rumah Sakit di Pugar dan digantikan gedung baru 3 lantai.

10. KINI - Gedung Medik Sentral (GMS) telah diresmikan dan difungsikan secara bertahap pada awal tahun 2020.